STOP SMOKING NOW... Inilah beberapa efek buruk merokok

Cantik dengan herbal

Sunday, June 15, 2008

Genitalia Eksterna Feminina

ANATOMI SALURAN REPRODUKSI WANITA
(Catharina Widiartini)
M.Badrushshalih,ed)


a. GENITALIA EKSTERNA FEMININA

a.1 PERINEUM
Berasal dari bahasa yunani yang artinya sekitar area kelahiran. Perineum anatomis atau perineum sebenarnya adalah pintu keluar pelvis yang berbentuk berlian berikut jaringan lunak yang menutupinya. Jadi terdiri atas segitiga urogenital yang tersusun atas vulva (genitalia eksterna serta struktur di sekitarnya) dan segitiga anal yang bertemu pada basis masing-masing. Sedangkan perineum ginekologis adalah sebuah area antara komissura posterior labia dan anus.


Gambar 1. Perineum

a.2 VULVA
Yakni genitalia eksterna feminina serta struktur di sekitarnya.
Terdiri atas: mons pubis, labia mayora, labia minora, klitoris, vestibulum, orifisium urethralis, hymen, orifisium vaginalis.


Gambar 2. Vulva

1. MONS PUBIS
Mons pubis adalah sebuah bantalan jaringan ikat berlemak yang menutupi simfisis pubis dan tertutupi oleh kulit dan rambut kemaluan (pubes).

2. LABIA MAYORA
Labia mayora yang homolog dengan skrotum, adalah lipatan kulit dan jaringan ikat berlemak yang terletak antara mons pubis dan perineum. Kulit pada bagian lateral dari permukaan labia berpigmen lebih gelap dan berambut (pubes). Kulit pada bagian medial permukaan labia lebih halus dan terdiri atas banyak kelenjar minyak, kelenjar keringat dan kelenjar apokrin yang memberikan bau khas vulva. Terletak subkutan dari labia terdiri atas jaringan ikat berlemak dan vaskuler yang mempunyai banyak jaringan limfatik, sisa-sisa otot Dartos (fascia Dartos), serta terdapat bulbus vestibuli dan kelenjar Bartholini.

Bulbus vestibuli
Merupakan homolog bulbus penis. Terdiri atas 2 massa jaringan erektil pada kedua sisi vagina, terletak di bawah kulit dan otot bulbospongiosus, tetapi superfisial terhadap membrana perineal. Kedua kelenjar di kanan dan kiri dihubungkan di linea mediana (anterior vulva)oleh pita transversa sempit.

Kelenjar vestibularis mayor (kelenjar Bartholini)
Merupakan homolog dari kelenjar bulbourethralis pada pria (kelenjar Cowper), tetapi terletak superfisial membrana perineal (dibanding kelenjar Cowper yang terletak profundal membrana perineal). Tiap kelenjar tertutup sebagian oleh jaringan erektil dari bulbus dan mengalirkan isinya ke dalam saluran sepanjang 2 cm menuju orifisium vaginalis di kanan kiri hymen. Pada keadaan normal kelenjar ini tidak teraba. Selama perangsangan seksual/ saat berhubungan seksual, jaringan erektil bulbus vestibuli menjadi sembab/ terisi darah vena dan kelenjar Bartholini mensekresi cairan mukoid yang berfungsi sebagai pelumas.

3. LABIA MINORA
Labia minora adalah dua lipatan kulit yang menutupi orifisium vaginalis dan urethralis. Bagian ujung anteriornya bersatu, kemudian membelah: di bagian atas membentuk penutup glans klitoridis (yang disebut prepusium); di bagian bawah membentuk frenulum clitoridis. Bagian posteriornya bersatu membentuk frenulum atau fourchette yang kelak akan dilewati bayi pada saat persalinan. Labia minora tidak mengandung jaringan lemak, tetapi mempunyai banyak kelenjar minyak.

4. KLITORIS
Klitoris homolog dengan penis, yang terbentuk sedemikian rupa, sama dengan kedua corpora cavernosa dan glans dari jaringan erektil seperti spons. Dengan demikian, klitoris mempunyai banyak suplai darah dari arteri klitoridis. Klitoris mempunyai persarafan (sensorik) yang sangat banyak.

5. VESTIBULUM
Adalah sebuah area antara kedua labia minora.
Pada vestibulum terdapat beberapa lubang, yaitu berturut-turut dari anterior ke posterior: muara uretra, muara kelenjar para urethralis Skene, orifisium vaginalis, serta muara kelenjar Bartholini. Fossa navicularis yang terletak antara orifisium vaginalis dan fourchette, menghilang/menjadi tidak tampak saat dilewati bayi dalam proses persalinan. Kelenjar vestibularis minor adalah kelenjar mukus yang mengeluarkan isinya ke atas permukaan vestibulum.

6. ORIFISIUM URETHRA EKSTERNA
Pada wanita sehat berupa penonjolan kecil dengan celah vertikal. Di bagian dalam atau luarnya terdapat lubang kecil muara kelenjar paraurethralis Skene. Kelenjar paraurethralis homolog dengan prostat dan membentuk sistem kelenjar tubuler di hampir sekeliling urethra.

7. HYMEN
Adalah lipatan kulit tipis yang dilapisi epitel gepeng dengan sebuah (kadang beberapa) lubang kecil yang dilalui darah menstruasi. Penampakan hymen yang telah robek BUKAN merupakan bukti medikolegal yang dapat dipercaya, karena hymen dapat robek pada oleh hubungan seksual, trauma, dan saat persalinan. Beberapa lembaran lipatan kulit yang tertinggal setelah robekan disebut caruncula myrtiformis.

8. ORIFISIUM VAGINALIS
Adalah sebuah apertura atau pintu luar vagina pada linea mediana yang tertutup tidak sempurna oleh hymen.

No comments:

Cari dalam Blog ini

Artikel Terbaru

Belajar Islam Online

  © Free Blogger Templates Columnus by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP